Mendeteksi penyakit kuning | aqiqah yogyakarta | aqiqah klaten | aqiqah magelang | 081390512085

Ayah bunda, Tahu tidak bahwa ternyata ada Lebih dari 70% bayi yang baru saja lahir akan terkena yang namanya bayi kuning. 

Keadaan ini ternyata lebih banyak ditemukan pada bayi yang lebih mengkonsumsi ASI sejak mereka lahir daripada bayi yang mengkonsumsi susu bayi (formula).

Bayi kuning adalah karena kadar bilirubin yang berlebihan di aliran darahnya, sehingga membuat permukaan kulit dari bayi tersebut akan kuning. 

Proses kemunculan pigmen kuning tersebut akan dimulai dari wajah, dada, perut, kaki, telapak tangan hingga telapak kakinya.



Bilirubin ini adalah hasil dari proses penguraian sel-sel darah merah yang telah mati oleh hati, tapi masih tertampung dalam tubuh si bayi, sehingga akan menimbulkan pigmen kuning pada kulit bayi. 

Dalam keadaan normalnya, bilurubin ini akan dikeluarkan dari tubuh melalui feses atau kotoran pada saat buang air besar. Tapi, biasanya bayi masih belum bisa menggunakan organ hatinya untuk menyaring dan mengeluarkan bilirubin tersebut tersebut.


Ada dua jenis bayi kuning, yaitu Fisiologis dan Patologis. 

Bayi kuning bersifat fisiologis ini adalah tidak termasuk penyakit. Ini hanya muncul setelah bayi berusia 14 hari, dan kemudian akan hilang dengan sendiri. 

Sedangkan untuk bayi kuning Patologis biasanya akan muncul hanya 24 jam setelah bayi lahir, dan bisa berlangsung lama hingga lebih dari 14 hari. 

Ciri-cirinya adalah jika telapak tangan dan telapak kaki juga sudah berubah menjadi kuning. Kotoran atau feses bayi akan berwarna pucat dan juga air kencing atau urine dari bayi tersebut akan berwarna coklat.

Jika bayi Anda terkena kuning patologis ini akan sangat berbahaya. Karena bisa menyerang saraf pusat bayi, hingga membuat kerusakan otak pada bayi Anda. Dan, lebih fatalnya lagi akan mengakibatkan kematian.

Langkah pertama antisipasi adalah cukup membawa ke ruangan atau tempat dengan cahaya yang cukup terang. Perhatikan kulit pada bayi Anda di bawah lampu fluorescent pada siang hari juga bisa untuk mengetahui ciri bayi kuning. Anda juga bisa mencoba menekan jari Anda ke dahi, dada, telapak tangan dan kaki bayi Anda. 

Ketika Anda mengangkat jari Anda coba perhatikan apakah ada warna kuning yang muncul. Bisa juga Anda mengamati bagian rongga mulut khususnya pada gusi bayi Anda apakah berwarna merah atau kuning, dan juga pada bagian matanya, apakah berwarna putih atau kuning.

Tapi, jika Anda memang sering membawa bayi Anda cek up ke dokter, maka tentunya dokter akan lebih mudah mengetahui hal tersebut. Dan jangan lupa untuk selalu melakukan pengecekan kadar bilirubin dalam tubuh bayi Anda. Dengan cara ini dokter akan membantu Anda mengatasi bayi kuning tersebut.

Demikian tips untuk mendeteksi penyakit kuning yang ada pada bayi, semoga bermanfaat ya bunda

Barakallahfiikum