Aqiqah, haruskah hewan jantan? | aqiqah jogja | aqiqah klaten | aqiqah magelang | 081390512085

Adat istiadat dan kebiasaan Masyarakat

Ayah bunda, seperti kita tahu dalam adat istiadat kita sebagai orang jawa, persepsi masyarakat terhadap pelaksanaan aqiqah adalah bahwasanya aqiqah haruslah menggunakan hewan jantan, tidak itu saja tapi juga harus yang tua (bandot)

efek yang terjadi dalam masyarakat adalah sangat sedikitnya masyarakat yang sanggup melaksanakan aqiqah teruntuk anaknya. faktor utamanya adalah tentunya karena penggunaan hewan jantan menggunakan budget yang tidak sedikit, apalagi jika ditambah dengan harus menggunakan hewan yang sudah berumur. seperti kita tahu, semakin tua, maka hewan akan semakin mahal, karena semakin besar ukurannya dan bobotnya

lantas, bagaimana kajian dari sisi syariat terhadap fenomena ini? apakah memang diwajibkan untuk penggunaan hewan jantan dalam aqiqah? apa hukumnya jika menggunakan hewan betina dalam aqiqahnya?

 
aqiqah jogja
aqiqah, haruskah hewan jantan? aqiqah jogja


Hewan Jantan, wajibkah dalam syariat?


Ayah bunda tercinta, ada sebuah hadist dari Ummu Kurz, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
عَنْ الْغُلَامِ شَاتَانِ وَعَنْ الْجَارِيَةِ شَاةٌ لَا يَضُرُّكُمْ ذُكْرَانًا كُنَّ أَمْ إِنَاثًا
Anak laki-laki hendaklah diaqiqahi dengan 2 kambing, sedangkan anak perempuan dengan 1 kambing. 
Tidak mengapa bagi kalian memilih yang jantan atau yang betina dari kambing tersebut.
 (HR. An Nasai no. 4222 dan Abu Daud no. 2835. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan).

 ayat diatas sangat jelas, menunjukkan kepada kita bahwa tidak ada ketentuan yang khusus atau mewajibkan kita untuk menggunakan hewan jantan dalam aqiqah




Setelah membawakan dalil tersebut, Asy Syairozi rahimahullah mengatakan,
 “Jika diperbolehkannya jantan dan betina dalam aqiqah berdasarkan hadits di atas, maka sama halnya dengan kurban (udhiyah) boleh dengan jantan ataupun betina. 
Karena daging kambing jantan lebih enak (thoyyib) Sedangkan kambing betina lebih basah.” (Lihat Al Majmu’, 8: 222)
aqiqah jogja
wajibkah menggunakan hewan jantan? wahidaqiqah.com

citarasa dari lebih enaknya penggunaan daging jantan pun diakui oleh pembawa acara sekaligus penggemar kuliner terkenal tanah air, yaitu bapak bondan Winarno, dalam ciutannya di twitter, bahwa daging kambing betina lebih berminyak, sedangkan daging dari hewan jantan lebih berotot 
Imam Nawawi rahimahullah memberi keterangan lebih lanjut  pada penjelasan Asy Syairozi tersebut, 
“Syarat sah dalam kurban, hewan kurban harus berasal dari hewan ternak yaitu unta, sapi dan kambing. Termasuk pula berbagai jenis unta, semua jenis sapi dan semua jenis kambing yaitu domba, ma’iz dan sejenis lainnya.  
Sedangkan selain hewan ternak seperti rusa dan keledai tidaklah sah sebagai hewan kurban tanpa adanya perselisihan di antara para ulama. Begitu juga sah berkurban dengan memakai hewan jantan dan betina dari semua hewan ternak tadi.  Tidak ada khilaf sama sekali mengenai hal ini menurut kami.”
 (Al Majmu’, 8: 222).

Ayah bunda tercinta, Tentunya diperbolehkannya hewan betina seharusnya memberi luang dan kesempatan yang lebih longgar kepada umat untuk menjalankan aqiqah, dikarenakan harga hewan betina jauh lebih murah. 
Tetapi juga tidak mengendorkan semangat bagi yang ingin menggunakan hewan jantan untuk keutamaan lebih dalam ber-aqiqah. 
dan Alhamdulillah, kami selaku penyedia Aqiqah Jogja, Aqiqah klaten serta aqiqah magelang  dari tim wahid aqiqah, menyediakan baik untuk hewan betina maupun jantan, untuk aqiqah ayah bunda. diharapkan dengan kelengkapan penyediaan kami, semakin mudah masyarakat untuk melaksanakan aqiqah dengan penyediaan hewan yang lengkap, murah dan sesuai syariat

Ayah bunda bisa berkonsultasi via WhatsApp, SMS, ataupun telfon di pesawat kami 081390512085

semoga artikel nya bermanfaat, barakallahfiikum



Baca Juga Artikel Kami yang Lain:
-Sunnah Penyembelihan
1